Dijatuhi 2 Tahun Penjara Vonis Atas Terdakwa Malpraktik Sunat Lebih Tinggi Dari Tuntutan JPU

Pangkalpinang, targetjurnalis.id,- Warta Hukum – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pangkalpinang, dengan Hakim Ketua Sulististiyanto, SH didampingi dua Hakim Anggota Wahyudinsyah, SH dan Dewi Sulistiarini, SH pada Kamis (23/6/2022) menjatuhkan Putusan Hukuman kepada Terdakwa malpraktik sunat yaitu Tamrin, seorang ASN di RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang selama 2 tahun. Sidang putusan ini juga dihadiri oleh JPU Noviandari, SH bersama Jaksa Pengganti Efendi, SH. Terdakwa Tamrin didamping oleh Kuasa Hukumnya Helida dari Kantor Hukum Iwan Prahara Dan Patners.

Dalam Putusannya, Majelis Hakim menilai Tamrin telah melakukan kelalaian berat dalam praktik sunatnya terhadap seorang bocah berumur 7 tahun inisial AK. Sehingga sampai menyebabkan korban mengalami luka permanen. Dimana perbuatan Terdakwa dianggap oleh Majelis Hakim melanggar UU Kesehatan Nomor 36 Tahun 2014 pasal 84, dan KUHP Pasal 360 ayat (2).

“Mengadili. 1. Menyatakan Terdakwa Tamrin telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagai tenaga kesehatan yang melakukan kelalaian berat yang mengakibatkan penerima layanan kesehatan luka berat sebagaimana yang diajukan oleh JPU. 2. Menjatuhkan pidana penjara kepada Terdakwa dengan pidana selama 2 tahun. 3. Barang bukti dikembalikan kepada Terdakwa, serta Terdakwa diharuskan membayar biaya perkara sebesar Rp 5000.” kata Hakim Ketua Sulistiyanto dalam Putusannya.

Pertimbangan Majelis Hakim dalam menjatuhkan putusan tersebut, karena sebagai tenaga kesehatan dengan bidang keahlian tenaga perawat, Terdakwa dalam melakukan praktek sunat mengabaikan kehati-hatian, sehingga sampai menyebabkan luka sepanjang 2 cm yang mengenai dari permukaan kepala penis tembus hingga kesaluran kemih korban. Dimana seharusnya yang dipotong cukup kulit kulup penis saja, tetapi ternyata Terdakwa tidak mampu mengukur agar tidak mengenai kepala atau grand penis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *