Tegal – Jateng, targetjurnalis.id
SLAWI – Aroma ketidakberesan dalam pelaksanaan program bantuan provinsi di wilayah Kabupaten Tegal kembali menyeruak. Kali ini, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LSM Gerhana Indonesia Jawa Tengah mengambil langkah tegas dengan melaporkan dugaan pelanggaran Petunjuk Teknis (Juknis) dan penyalahgunaan wewenang ke Kejaksaan Negeri Kab. Tegal.
Laporan dengan nomor 013/LPG/DPD-JT/VIII/2025 tersebut menyoroti pelaksanaan program tahun anggaran 2024-2025, khususnya yang terjadi di Kecamatan Bojong.
Saat disambangi awak media di kediamannya, Ketua Satgasus Gerhana Indonesia DPD Jawa Tengah, Reejihono, atau yang akrab disapa ms Ree’, tidak menampik kabar tersebut. Dengan santai namun tegas, Ree membenarkan bahwa pihaknya telah menyerahkan berkas laporan resmi.

”Benar adanya. Kami sudah secara resmi melaporkan hal ini ke Kepala Kejaksaan Negeri Kab. Tegal. Berkas laporan berikut lampiran rekaman dan hasil observasi lapangan sudah ada di meja Kejaksaan,” ujar Ree saat memberikan keterangan pers di rumahnya, Kamis (27/11/2025).
Ree menjelaskan, langkah ini diambil setelah timnya melakukan investigasi mendalam. Dalam dokumen yang diserahkan, Gerhana Indonesia menyoroti dugaan penyimpangan yang terjadi di dua desa wilayah Kecamatan Bojong, yakni Desa Gunung Jati dan Desa Sekan Ayu.
”Fokus kami ada pada dugaan pelanggaran Juknis dan penyalahgunaan wewenang pada program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Temuan kami di lapangan, khususnya di Desa Gunung Jati, mengindikasikan adanya pola penyimpangan yang kuat, baik untuk tahun 2025 maupun indikasi pola serupa di tahun 2024,” tegasnya.
Dalam laporannya, Gerhana Indonesia menyertakan bukti kronologi dan temuan lapangan berdasarkan observasi serta wawancara langsung.
Ree’ berharap aparat penegak hukum dapat segera menindaklanjuti laporan ini demi menyelamatkan uang negara dan memastikan bantuan tepat sasaran.
”Kami tidak main-main. Data sudah lengkap. Sekarang kami percayakan proses hukumnya kepada Kejari Kab.Tegal untuk mengusut tuntas dugaan praktik kotor ini,” pungkas Ree’ menutup pembicaraan.
Karwil jateng







