Rabat Beton Baru Seumur Jagung Sudah Retak Kecamatan Waytenong

- Penulis

Rabu, 12 Juni 2024 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Targetjurnalis.id – Lampung Barat

Adanya laporan dari masyarakat setempat, terkait fisik bangunan Rabat Beton yang bersumber dari anggaran Dana Desa ADD, di Pekon Sukanati, Kecamatan Waytenong, Kabupaten Lampung Barat
tepatnya di Pemangku 2.

Menindak lanjuti laporan dari masyarakat, Pekon Sukananti. Terkait adanya pembangunan rabat beton di Pemangku 2, yang pengerjaannya diduga asal jadi tidak sesuai dengan Rencananya Anggaran Biaya (RAB) Tim media mencoba menelusuri jalan yang tersebut, yang anggarannya bersumber dari Dana Desa ADD , jalan usaha tani guna untuk mempermudah para petani mengeluarkan hasil buminya bagi masyarakat. namun sangat di sayangkan, pembangunan Rabat Beton diduga tidak sesuai speck.

Terlihat jelas, fisik bangunan Rabat Beton dengan volume: Panjang 144 M, Lebar: 2,5 M, dan Tinggi: 0,15 M, dengan menelan anggaran sebesar, Rp. 95.071.000., sembilan puluh lima juta tujuh puluh satu ribu rupiah, baru semur jagung sudah mengalami retakan di beberapa titik.

Kami Tim Media mencoba melakukan Komfirmasi terhadap, Pj. Peratin Sukananti. Arnan, melalui pesan singkat via WhatsApp, terkait fisik rabat beton yang baru seumur jagung sudah mengalami kerusakan, namun sangat di sayangkan tidak ada tangapan dari Pj. Peratin.

“Kemudian Tim Media mendatangi salah Seorang warga yang enggan disebut namanya, tidak jauh dari lokasi pembangunan rabat beton tersebut, saat di mintai keterangan menjelaskan, benar bangunan Rabat Beton itu paling baru 2 bulan, tapi sangat di sayangkan kok sudah retak dan mengelupas, apa di kerjakan asal asalan biar cepat selesai. ucapnya.

Dan sangat disayangkan dana yang begitu pantastis yang di kucurkan melalui Dana Desa ADD ini untuk mensejahtrakan rakyat di kerjakan asal jadi dan tidak menutup kemungkinan rabat beton itu belum 2 tahun sudah rusak atau hancur. ucapnya.

Kami Tim media meminta kepada Pemerintah Lampung Barat, Khsusnya Inspektorat dan APH agar memberi sangsi kepada oknom² yang kerjanya asal asalan dan tidak sesuai dengan rap.dan di duga ada tindakan korupsi atau memperkaya diri sendiri.

Selasa 11Juni 2024

s yanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Harapan di Tengah Banjir: Polsek Pantai Cermin, Koramil, dan Pemerintah Hadir Ringankan Warga Terdampak v Jejak jurnalis
LSM Trinusa Apresiasi Kinerja Bhabinkamtibmas Dan Babinsa Gerak Cepat Pantau Desa Terdampak Banjir Di Pantai Cermin Jejak jurnalis
Kecelakaan Fatal tertimpa Menara Rig, Satu Karyawan PT Arthindo Utama Tewas Dua Patah Pinggang
Pekerjaan Perbaikan Prasarana Diskeporapar Berjalan Sesuai Rencana
Proyek pelebaran jembatan jetis Adiwerna tepat waktu dan sesuai rencana
LSM ​​Gerhana Indonesia Resmi Serahkan Laporan Dugaan Pelanggaran Juknis Program RTLH 2025 ke Kejari Slawi
P3-TGAI Diambil Alih Kades, Gerhana Indonesia Siap Surati BBWS Bongkar Dugaan Penyimpangan
Pemerintah Kecamatan Mandau Gandeng Densus 88 Perkuat Upaya Pencegahan Radikalisme pada Anak dan Remaja

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 18:36 WIB

Harapan di Tengah Banjir: Polsek Pantai Cermin, Koramil, dan Pemerintah Hadir Ringankan Warga Terdampak v Jejak jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 18:33 WIB

LSM Trinusa Apresiasi Kinerja Bhabinkamtibmas Dan Babinsa Gerak Cepat Pantau Desa Terdampak Banjir Di Pantai Cermin Jejak jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 22:43 WIB

Kecelakaan Fatal tertimpa Menara Rig, Satu Karyawan PT Arthindo Utama Tewas Dua Patah Pinggang

Sabtu, 29 November 2025 - 14:40 WIB

Pekerjaan Perbaikan Prasarana Diskeporapar Berjalan Sesuai Rencana

Sabtu, 29 November 2025 - 14:35 WIB

Proyek pelebaran jembatan jetis Adiwerna tepat waktu dan sesuai rencana

Berita Terbaru