Tegal – jateng, targetjurnalis.id
23/07/2025
BALAPULANG — Mimpi panjang masyarakat Desa Sesepan, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, kini resmi tercatat dalam lembar sejarah pembangunan desa. Jalan tembus penghubung antara Desa Sesepan dan Pagerwangi yang selama bertahun-tahun hanya menjadi harapan, kini telah rampung dikerjakan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2023. Tak berhenti di situ, kekurangan sepanjang 32 meter yang belum tersentuh saat itu pun berhasil dituntaskan menggunakan Dana Desa tahun 2025.
Keberhasilan ini tak bisa dilepaskan dari peran sentral Kepala Desa Sesepan, Bapak H. Setyabudi, sosok pemimpin visioner yang telah lama memimpikan terbukanya akses strategis tersebut. Jalan itu kini tak hanya menjadi jalur penghubung fisik, tapi juga urat nadi baru yang menggerakkan ekonomi lokal—mulai dari akses distribusi hasil panen, peternakan, hingga wisata alam.
“Saya dari dulu selalu membayangkan, bagaimana kalau ada jalan langsung ke Pagerwangi. Manfaatnya banyak: dari hasil pertanian, peternakan, sampai ke akses wisata. Alhamdulillah sekarang sudah terbuka. Dan harapan kami ke depan, semoga ada bantuan lanjutan untuk pengaspalan. Karena jalan ini bukan hanya untuk dilalui, tetapi untuk membuka masa depan,” ujar H. Setyabudi dengan nada penuh harap saat ditemui di Balai Desa.
Komentar positif datang dari warga yang enggan disebutkan namanya. Ia menyampaikan kebanggaan yang mendalam terhadap keberhasilan sang kepala desa:
“Kalau bukan karena Pak Kades, jalan ini mungkin masih jadi mimpi. Beliau itu tidak banyak bicara, tapi langkahnya nyata. Sekarang beliau perjuangkan agar jalannya bisa diaspal—kami percaya itu juga bisa terwujud.”
Keberhasilan ini bahkan mendapat perhatian dari kalangan luar. Saat LSM Gerhana Indonesia melakukan kunjungan mendadak ke lokasi, mereka terkejut menyaksikan progres pembangunan yang dinilai luar biasa. Ms. Ree, perwakilan DPD LSM Gerhana Indonesia Jawa Tengah yang kala itu tengah singgah untuk melakukan pemantauan, secara terbuka menyampaikan apresiasi.
“Jujur, kami awalnya tidak menyangka progresnya sudah sejauh ini. Ketika kami melintas dan melihat langsung kondisi jalan, kami terdiam. Ini bukan sekadar proyek infrastruktur, tapi wujud dari visi besar yang dikerjakan dengan hati. Bapak H. Setyabudi ini memulai segalanya dari angan-angan, lalu menjadikannya nyata. Ini kepemimpinan yang jujur dan berani,” ujar Ms. Ree.
Menurutnya, keberhasilan semacam ini harus diangkat sebagai contoh. Banyak kepala desa hanya berhenti di tahap rencana atau seremonial belaka. Namun H. Setyabudi membuktikan bahwa dengan keberanian, konsistensi, dan ketulusan, pembangunan desa bukan hanya mungkin, tetapi nyata dan berdampak.
Hari ini, Desa Sesepan tidak hanya memiliki jalan baru. Desa ini memiliki harapan baru, identitas baru, dan arah baru. Dan semua itu bermula dari tekad seorang pemimpin yang tak lelah memperjuangkan apa yang dulunya hanya dianggap angan.
Dengan jalan kini terbuka dan asa pengaspalan kian menguat, tak berlebihan jika banyak pihak menyebut: Desa Sesepan sedang menuju loncatan peradaban, dan H. Setyabudi adalah nahkodanya.
Korwil jateng






