Pemalang, targetjurnalis.Id
Hujan deras yang terjadi pada hari jumat sekira pukul 13.15 WIB itu terjadi secara merata diKabupaten Pemalang Jawa tengah hingga larut malam. Effect dari hujan lebat tersebut beberapa kali terjadi pemadaman listrik di wilayah Kec. Bodeh.
Media sosial mulai saling membagikan informasi kepada beberapa Warga yang terjaga hingga kepanikan akibat hujan yang yang tak kunjung reda tersebut.
Air luapan sungai Sokawati mulai menggenangi Beberapa Desa yang terdekat dengan sungai mulai terdampak. Diantaranya Desa. Payung, Desa. Karangbrai, Ds. Muncang, Desa Pendowo, Desa Losari, dan masih banyak desa yang lain yang terdanpak banjir.
Banjir yang melanda dibeberapa Kawasan Pemalang terjadi karena curah Hujan yang begitu deras.
Air yang mengalir dari Kawasan Selatan Pemalang akibat Hujan ini merupakan pemandangan lumrah namun hujan yang begitu deras dan merata membuat aliran sungai Sukawati meluap hingga menimbulkan kerusakan Parah Pada Bangunan yang dilintasi aliran sungai.
Jembatan Gantung Dk. Bantaragung Yang berada di kawasan Kebun Payung Kec. Bodeh Kab. Pemalang Jawa Tengah. Bantaragung merupakan bagian dari Desa Sokawati. Menurut Informasi resmi, Jembatan Gantung di Desa Sokawati Ampelgading, dibangun melalui dana PNPM MPD, APBD dan Swadaya pada tahun 2009. Panjang 50 meter dan Pernah Hancur akibat Bencana Banjir Bandang karena Arus aliran Sungai Comal kemudian diperbaiki, melalui APBD Tahun 2014
Kota.
Foto terbaru yang diambil oleh salah satu Warga desa Payung.
Dk. Bantaragung merupakan dukuh yang terpencil dan bersebelahan dengan Dk Kraguman Desa Payung Kec. Bodeh Kab. Pemalang.
Dengan Putusnya Akses Utama ini maka Dk. Bantaragung menjadi terisolir, dari tangan Mba Siti Ekowati Warga Ds. Payung mengabadikan Foto Berharap Pemerintah Kab. Pemalang menindak lanjuti kejadian Ambruknya Jembatan Gantung yang menjadi akses keluar masuk Warga Dusun Bantaragung.
(Rofii)






