Kegiatan jurnalis /Wartawan untuk masuk liputan di larang keras masuk lokasi di pembangunan Bendungan Danawarih Oleh security, ada apa Sebenarnya

 

Slawi – jateng, targetjurnalis.id
26/02/2025

Bendungan Dana warih yang terletak di Desa Danawarih kecamatan Balapulang kini dalam masa pembangunan. Guna memper cepat penangulangan debet air yang banyak, dengan anggaran 65 milyar

Dalam hal ini dari beberapa media guna peliputan di area lokasi susah untuk tembus masuk,
karna untuk masuk ke area lokasi terhambat dan di halang halangi oleh securiti.
Sudah berapa kali dari teman media dilarang keras ngambil dan liputan di area kolasi pembangunam Bendungan.

22/07/2025 Menurut Aktivis Balapulang biasa di sapa pak jiwan , mengatakan dengan time media Dengan alasan harus janjian dulu dengan yang bersangkutan menurut securiti , sedangkan dari teman media atau saya sendiri belum ada yg tahu nomer yg bisa di hubungi terutama penanggung jawab proyek Danawarih . Menurut nya. Lah. Terus saya mau minta ke siapa securiti aja tidak memberikan nomer seluler , di mintahi dengan alasan ga tahu nomer seluler nya ,apa lagi nomer penanggung jawab proyek.

Ini jelas sudah melanggar dan menghambat pelaksanaan tugas jurnalis yang di lindungi oleh hukum ,undang undang dan dapat di kenai sangsi pidana sesuai dengan pasal 18 ayat (1) UU pers

Pelarangan jurnalis /wartawan meliput suatu peristiwa atau informasi dan yang lain ,termasuk undang undang dan pasal nya tidak di perbolehkan dalam hal kontek ke bebasan pers yang di jamin UU pers no 40 tahun 1999

Dan punya dasar hukum
Pasal 4ayat ( 2) dan (3 ) uu pers
Uu psl 18 ayat (1) uu pers
Pasal 18F UUD 45
Pasal 6 kode etik

Maka untuk itu jelas suatu media bebas dalam bertugas. Untuk peliputan

Ada apa di Bendungan Danawarih sampai media di larang masuk dalam peliputan pembanggunan Bendungan

Apakah ada unsur . Yang lain , dan kurang nya transparan kepada awak media menurut pak jiwan.

Korwil jateng

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *