Lagi !!! Seragam Gratis di Muara Enim,,, Penjahit Lokal Gigit,,

 

Muara Enim – targetjurnalis.id
Miris Program Ahmad Yani dan Juarasah di acak-acak Instansi yang terkait, Program seragam gratis di Muara Enim yang di harapkan dapat mengakomodir Penjahit di Muara Enim jauh dari Harapan.

Disaat kenaikan Siswa sekolah menjadi ajang pesta nya para pelaku usaha taylor / Penjahit,kini bisa dikatakan hilang pesta nya bagi para penjahit yang ada di muara enim,hal ini yang menjadi keluh kesah penjahit muara enim saat beberapa waktu lalu berbicara dengan ketua DPC Lembaga Aliansi Indonesia Divisi Basus D-88 Muara enim.

Pasalnya Program Bupati Muara Enim Periode 2019 – 2024 tidak dijalankan dengan baik serta tanpa memikirkan para pelaku usaha Taylor / Jahit lokal.

Saat awak media mencoba menghubungi salah satu ketua DPC Lembaga Aliansi Indonesia Divisi Basus D.88 Kab.Muara Enim (Taufik Hermanto ) melalui saluran Telepon,untuk meminta statement nya.

Begini kata Taufik hermanto kepada awak media,ini gila dari 2020-2022 ternyata Program tersebut banyak di indikasi sarat dengan Kolusi dan Nepotisme,hal ini di perkuat atas hasil pengawasan,dan investigasi di lapangan,dari Pengadaan seragam batik,Pramukan sampai yang terbaru ini Merah putih dan Putih biru,semua sudah keluar dari azas Pemanfaatan Pelaku usaha lokal,tidak semua Penjahit merasakan Program tersebut.terang taufik.

Yang lebih parah nya lagi saat Pengadaan Seragam batik disini ada pengaturan dan penggiringan untuk pemenang tender / Proyek tersebut,berdasarkan keterangan dari hasil LPSE bahwa pemenang nya adalah PT.Mikha Karya Utama dan kalau tidak salah perusahaan tersebut berada di nomor urut 8 saat mengukuti tender seragam batik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *